Fitur Kepemilikan Rumah Skema Syariah

Fitur Kepemilikan Skema Syariah disadur dari www.ummi.abiproperti.com

100% Syariah

Keunggulan UMMI Recidence dibandingkan dengan perumahan/cluster lainnya ialah kami 100% Syariah. Bagaimana maksudnya? Maksudnya ialah sistem syariah ini kami terapkan kepada selurah transaksi pembayaran beserta akad nya

Tanpa Denda

Dalam prosesnya nanti saat ada keterlambatan pembayaran untuk KPR, kami tidak akan memberlakukan sistem Denda seperti halnya sistem KPR lainnya. Dalam sistem syariah yang sebenernya,
denda itu tidak ada dan denda itu dilarang oleh Agama Islam. Jadi tidak ada bagi kami yang menganut sistem syariah harus memberlakukan denda kepada mitra kami.

Tanpa Sita

Jika pada kemungkinannya nanti client kami benar-benar tidak mampu meneruskan pembayaran KPR di Ummi Recidence, kami tidak akan menyita Rumah client kami tersebut. Kami akan memberikan solusi terbaik yang pernah ada dalam sistem KPR.

“Bapak Hasan membeli rumah di Perumahan A dengan skema KPR seperti biasanya di Bank CBA , Harga Rumah yang telah disepakati ialah sebesar 900.000.000 Sistem KPR selama 10 tahun. Perbulan Bapak Hasan harus membayaran angsuran sebesar 7.500.000.
9 Tahun kemudian Bapak Hasan mengalami masalah dalam bisnisnya dan itu mengakibatkan pembayaran KPR terhenti. sampai pada akhirnya Bapak hasan benar-benar dinyatakan bangkrut dan tidak dapat meneruskan pembayaran KPR di perumahan tersebut.

Selama 9 tahun Bapak Hasan telah membayarkan KPR dengan lancar, dan jika di jumlahkan selama 9 tahun bapak hasan sudah menyetorkan uang sebesar 810.000.000 dari jumlah keseluruhan yang harus di bayarkan yaitu sejumlah 900.000.000.
Disini Pihak Bank tempat bapak Hasan mengambil KPR tidak mau tahu. karena Bapak Hasan tidak dapat menyelesaikan kewajibannya, akhirnya rumah yang sudah dibayarkan selama 9 tahun tersebut di sita oleh pihak Bank dan di lelang.

Sekarang Dapat anda bayangkan bagaimana perasaan bapak Hasan. sudah Jatuh tertimpa Tangga. Bisnis bangkrut, rumah disita.
Dalam sistem KPR Syariah di kami, tidak ada yang namanya sita. Jika Bapak Hasan mengabil rumah di UMMI RECIDENCE dan mengalami permasalahan yang serupa, maka yang akan kami lakukan ialah kami akan berdiskusi dengan Bapak Hasan, Rumah Bapak Hasan akan kami bantu jual dan jika rumah tersebut ternyata nantinya laku sebesar 1,5 Miliar (Nilai Properti Rumah dan tanah setiap tahun selalu naik) maka kewajiban yang harus dibayarkan oleh bapak Hasan ialah TETAP seperti Akad pertama yaitu 900.000.000. dan karena bapak Hasan sudah membayarkan angsuran sebesar 810.000.000 Maka kewajiban Bapak hasan ialah membayarkan sisa Hutangnya saja yaitu sebesar 90.000.000.
Jadi pada kasus di atas, Jika bapak hasan mengambil KPR di kami maka bapak hasan akan mendapatkan beberapa keuntungan yaitu

  1. Mendapatkan keuntungan dari hasil penjualan rumahnya yang berlipat sehingga hasil keuntungan tersebut bisa dijadikan Modal usaha lainnya.
  2. Tidak dirugikan oleh bunga
  3. Insya Allah lebih berkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *