Kajian Jumat 1# Aqidah Iman dan Ihsan

Assalamu’alaikum …
Allohumma ‘ilman nafi’a, 
wa rizqon toyyiba,
wa ‘amalan mutaqobbalan

Selamat pagi para pembaca, kajian jumat tanggal 10 April 2015 ini akan membahas tentang Aqidah yang didalamnya dibahas tentang Al Islam, Iman, dan Ihsan. Kajian Jumat ini diadakan oleh PT Al Fatih Bangun Indonesia (abiproperti.com) sebagai bagian dari bentuk nilai tambah perusahaan terhadap pengetahuan para karyawan tentang ke-Islam-annya. Kajian Jumat ini disampaikan oleh Ust. Hasbulloh.

—–


Berbicara Aqidah itu tidak dapat lepas dari Islam, Iman dan Ihsan. Mengapa ? Hal ini
terkait dengan hadist ucapan Nabi Muhammad sallollohu’alaihi wassalam ketika sedang berkumpul dengan para sahabat, kedatangan seseorang yang datang dan langsung duduk dihadapan Nabi. Sahabat Umar ra meriwayatkan kembali peristiwa tersebut.

Umar bin Khaththab Radhiyallahu anhu berkata :Suatu ketika, kami (para sahabat) duduk di dekat Rasululah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tiba-tiba muncul kepada kami seorang lelaki mengenakan pakaian yang sangat putih dan rambutnya amat hitam. Tak terlihat padanya tanda-tanda bekas perjalanan, dan tak ada seorang pun di antara kami yang mengenalnya. Ia segera duduk di hadapan Nabi, lalu lututnya disandarkan kepada lutut Nabi dan meletakkan kedua tangannya di atas kedua paha Nabi, kemudian ia berkata : “Hai, Muhammad! Beritahukan kepadaku tentang Islam.”Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Islam adalah, engkau bersaksi tidak ada yang berhak diibadahi dengan benar melainkan hanya Allah, dan sesungguhnya Muhammad adalah Rasul Allah; menegakkan shalat; menunaikan zakat; berpuasa di bulan Ramadhan, dan engkau menunaikan haji ke Baitullah, jika engkau telah mampu melakukannya,” lelaki itu berkata,”Engkau benar,” maka kami heran, ia yang bertanya ia pula yang membenarkannya.Kemudian ia bertanya lagi: “Beritahukan kepadaku tentang Iman”.Nabi menjawab,”Iman adalah, engkau beriman kepada Allah; malaikatNya; kitab-kitabNya; para RasulNya; hari Akhir, dan beriman kepada takdir Allah yang baik dan yang buruk,” ia berkata, “Engkau benar.”Dia bertanya lagi: “Beritahukan kepadaku tentang ihsan”.Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,”Hendaklah engkau beribadah kepada Allah seakan-akan engkau melihatNya. Kalaupun engkau tidak melihatNya, sesungguhnya Dia melihatmu.”Lelaki itu berkata lagi : “Beritahukan kepadaku kapan terjadi Kiamat?”Nabi menjawab,”Yang ditanya tidaklah lebih tahu daripada yang bertanya.”Dia pun bertanya lagi : “Beritahukan kepadaku tentang tanda-tandanya!”Nabi menjawab,”Jika seorang budak wanita telah melahirkan tuannya; jika engkau melihat orang yang bertelanjang kaki, tanpa memakai baju (miskin papa) serta pengembala kambing telah saling berlomba dalam mendirikan bangunan megah yang menjulang tinggi.”Kemudian lelaki tersebut segera pergi. Aku pun terdiam, sehingga Nabi bertanya kepadaku : “Wahai, Umar! Tahukah engkau, siapa yang bertanya tadi?”Aku menjawab,”Allah dan RasulNya lebih mengetahui,” Beliau bersabda,”Dia adalah Jibril yang mengajarkan kalian tentang agama kalian.” [HR Muslim, no. 8] [1]



Point utama yang perlu dibahas adalah :
1. Syahadat. Persaksian bahwa seseorang itu beriman. Setiap bayi itu, secara fitrah, dia adalah muslim. Seperti tertera dalam Al Qur’an, surat  …

2. Sholat. Ibadah Sholat adalah sesuatu yang wajib bagi setiap muslim. Tidak ada uzur kecuali wanita yang memang memiliki beberapa kemudahan.

3. Zakat. Ibadah wajib bagi yang sudah mencapai ukuran tertentu.
4. Haji. Ibadah wajib bagi yang mampu.

Iman berarti beriman kepada Alloh azza wa jalla, beriman kepada Malaikat, beriman kepada Kitab-kitab, beriman kepada Nabi  beriman kepada Hari Kiamat, dan beriman kepada Takdir Qodho dan Qodar.

Ihsan berarti kebaikan. Kebaikan mengenai bahwa dirinya berlaku dalam hidup ini sebagai bagian dari ibadah. Diri merasa diperhatikan dan diawasi oleh Yang Maha Kuasa.

—-


Kajian Jumat ini didesain untuk menambah pengetahuan agama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *