Akad Skema Baik, Syariah dimananya ?



Assalamu’alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh
Selamat pagi Ayah/ Bunda

Beberapa waktu lalu, saya menemukan masih banyak orang yang bertanya-tanya dan sangsi dengan Skema Baik yang sesuai syariah ini. Seperti sudah pernah di bahas sebelumnya, Skema Baik sesuai Syariah ini memiliki tagline :

# Tanpa Akad Bermasalah

# Tanpa KPR Bank
# Tanpa Denda
# Tanpa Sita

——————————————-


Hari ini saya ingin memberikan gambaran naratif mengenai tagline # Tanpa Akad Bermasalah. Akad adalah kegiatan bersepakat antara dua orang untuk suatu transaksi. bila kita memperhatikan pernyataan dan pendapat Ulama ahli fikih seputar definisi akad, kita dapati bahwa akad itu memiliki dua makna yaitu makna umum dan makna khusus. Lanjut baca :



Dalam maknanya yang umum, akad adalah semua komitmen yang ingin dilaksanakan oleh manusia dan menimbulkan hukum syar’i. Pengertian ini mencakup semua jenis komitmen, baik yang berasal dari dua pihak atau lebih seperti akad jual-beli, sewa-menyewa dan akad nikah serta yang sejenisnya; ataupun komitmen yang berasal dari satu pihak saja, seperti akad sumpah, nadzar, talak, akad memberikan hadiah, shadaqah dan lain-lainnya, termasuk komitmen pribadi untuk melaksanakan semua kewajiban agama dan meninggalkan semua larangan dalam agama. (sumber almanhaj)

Dalam maknanya yang khusus, akad memiliki tiga rukun yaitu dua pihak yang melakukan akad (al-âqid), obyek akad (mahallul ‘aqd), serta pelafalan (shighah) akad.

Dalam hal akad jual beli, maka akad itu adalah kegiatan bersepakat antara pembeli dan penjual untuk suatu produk/ barang dengan menyepakati produk yang dibeli dan sejumlah uang yang harus dibayarkan dengan menyebutkan isi baik secara lisan dan tertulis.

Siapa pihak-pihak dalam akad :
1. Penjual / produsen
2. Pembeli / konsumen

Apa objek akadnya :
1. Produk / Jasa yang diakadkan
2. Sejumlah uang untuk membayar produk/ jasa

Pelafalan akad :
1. Ucapan penjual untuk menjualkan barang / jasanya kepada pembeli
2. Ucapan pembeli untuk membeli barang / jasa dari penjual
3. Tulisan kesepakatan jual beli : kuitansi, surat perjanjian, bon, tanda terima uang dll.

—-

Nah, sekarang bagaimana SKEMA BAIK sesuai Syariah ini dari segi kajian akad berbeda dengan skema KPR perbankan ?

Mengenai hal ini maka bila sesuai kaidah akad di atas, SKEMA BAIK sesuai Syariah ini sudah termasuk sesuai kaidah. Lalu bagaimana dengan skema KPR perbankan ?

Dalam hal pembelian rumah secara utang dalam jangka panjang, dalam hal ini maksimal 15 tahun atau 180 bulan, maka harus dipastikan bagaimana akadnya, utangnya, simulasi pembayarannya atau pelunasannya.

Seseorang yang melakukan transaksi KPR perbankan akan menemui hal berikut :
1. Ada harga Developer dengan skema tunai dan KPR perbankan,
2. Ada harga Developer dengan skema KPR perbankan, menyertakan tabel PLAFON KPR,
3. Plafon KPR adalah harga / nilai utang yang diberikan bank kepada pembeli rumah,
4. Sehingga Harga Developer = DP + Plafon KPR
5. Namun pembeli akan menemui tabel simulasi pembayaran cicilan selama rentang 5 tahun, 10 tahun dan 15 tahun.
6. Simulasi pembayaran cicilan x 180 bulan jumlahnya TIDAK SAMA dengan Plafon KPR,
7. yang terakhir adalah adanya tanda bintang (*) di ketentuan simulasi pembayaran yang artinya adalah berfluktuatif utangnya.


Nah, bila kaitannya dengan akad, maka akan terjadi hal seperti ini :

1. Akad pertama : Harga Developer = DP + Plafon KPR
2. Akad kedua : Plafon KPR =/= Simulasi pembayaran
3. Akad ketiga : menyepakati tanda bintang (*) fluktuatif Simulasi Pembayaran


Jadi alih-alih berakad KPR, sejatinya, Pembeli melakukan 3 x berakad dengan 3 nilai yang berbeda, padahal yang disepakati akhirnya adalah akad yang ketiga. Akad ketiga ini yang membuat utang-piutang pembelian KPR semakin tidak terkontrol.


Dalam hal SKEMA BAIK yang sesuai Syariah, pembeli berakad langsung dengan developer, menyepakati produk dan harga yang satu hingga masa utang selesai.


wallohu a’lam
(im)



Produk developer skema baik :
Ummi Residence : Cibinong  _ harga 890 juta – 1.6 M (15 tahun)
Cilap Residence : Cilebut     _ harga 400-500-jutaan (10 tahun)
Andalusia          : Cibinong   _ harga 370-jutaan (1 tahun)

Peminat dapat menghubungi ;
0819 0560 7431

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *