Pilih Pinjam KrediFazz atau Optima? Ini Perbandingannya!

Daftar Pinjaman Online OJK Terbaru 2020 - Teknolagi.net

 

Nyari aplikasi kredit online yang pas di kantong itu bukan cuma perkara untung-untungan atau faktor luck aja, lho. Tapi, bisa diusahakan dengan cara membandingkan aplikasi kredit online yang satu dengan yang lainnya. Ya tentu aja, dengan niat untuk meluangkan waktunya. Sebab, memilih fasilitas kredit itu harus dipertimbangkan matang-matang, jangan grasak-grusuk supaya nggak terjebak pada fasilitas kredit yang salah. 

 

Karena mendesak butuh pinjaman beberapa bulan lalu, saya juga sempet pake aplikasi pinjaman online. Tapi, saya juga sempet milih dan bandingin beberapa aplikasi. Akhirnya, pilihan saya mengerucut ke KrediFazz dan Optima dengan ekspektasi pinjaman bisa disetujui dan cairnya cepat karena saya butuhnya mendesak. 

 

Sekalian, saya mau ulas bedanya KrediFazz dan Optima. Siapa tau bisa jadi referensi dan bantuan untuk kamu milih kredit online yang tepat. Yuk kita bahas satu per satu!

 

Perbedaan Layanan Pinjaman di KrediFazz vs Optima

 

Dari sisi layanan, KrediFazz dan Optima nggak punya perbedaan yang signifikan. Sama-sama menawarkan layanan kredit online berupa pinjaman tunai. Namun, di Optima, terdapat dua kategori pinjaman tunai yaitu pinjaman personal dan pinjaman produktif. Di mana pinjaman personal ditujukan untuk keperluan pribadi, sementara pinjaman produktif ditujukan untuk keperluan bisnis. 

 

Perbedaan Limit, Suku Bunga, dan Tenor Pinjaman di KrediFazz vs Optima

 

Bagi kamu yang butuh pinjaman tunai dalam tempo singkat namun jumlahnya tidak terlalu besar, KrediFazz bisa menjadi fintech paling praktis. Plafon pinjaman yang ditawarkan berkisar mulai dari Rp 100 ribu sampai dengan Rp 1,5 juta. Dengan suku bunga 9% per bulan atau 0,3% per hari, tenor pinjaman di KrediFazz adalah 30 hari. 

 

Contoh simulasi pinjaman di KrediFazz: 

 

  1. Pinjaman pokok sebesar Rp 1 juta. 
  2. Bunga sebesar 9% atau Rp 90 ribu. 
  3. Biaya admin 6% atau Rp 60 ribu yang akan memotong jumlah pencairan. 
  4. Jumlah pinjaman yang akan diterima Rp940.000. 
  5. Jumlah pinjaman yang harus dikembalikan 30 hari setelahnya adalah sebesar Rp1.090.000. 

 

Di Optima, plafon pinjaman yang ditawarkan mulai dari Rp 300 ribu sampai Rp 5 juta,baik untuk pinjaman personal maupun pinjaman produktif. Namun, suku bunga yang ditetapkan Optima lebih tinggi dibanding KrediFazz, yaitu sebesar 0,6% per hari atau 18% per bulan. Dari sisi tenor pinjaman, KrediFazz menawarkan opsi cicilan dengan periode 1/3/6/9/12 bulan. 

 

Perbedaan Syarat dan Cara Pengajuan Pinjaman di KrediFazz vs Optima

 

Seperti layanan pinjaman pada umumnya, KrediFazz dan Optima juga memiliki syarat pendaftaran dan pengajuan pinjaman yang harus dipenuhi. Apa aja?

 

Jika kamu tertarik pinjam dana di KrediFazz, pastikan bahwa kamu: 

 

  1. WNI berusia 18 – 60 tahun. 
  2. Punya penghasilan tetap minimum Rp 3 juta per bulan. 
  3. Berdomisili atau tinggal di wilayah Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon, Balikpapan, Batam, Purwakarta, Padang, Pekanbaru, Manado, Samarinda, dan Kediri. 

 

Buat kamu yang tertarik pinjam dana di Optima, pastikan bahwa kamu: 

 

  1. WNI yang sudah berusia 18 tahun ke atas. 
  2. Punya E-KTP.
  3. Punya pekerjaan dan penghasilan tetap. 

 

Sama dengan KrediFazz, syarat pendaftaran dan pinjam uang di Optima juga terbilang mudah. Setelah memenuhi syarat di atas, untuk tahap selanjutnya, kamu bisa langsung mengunduh aplikasi KrediFazz atau Optima di Google Play Store. 

 

Ikuti langkah pendaftaran dan pengajuan pinjaman yang tersedia. Pastikan dokumen yang diunggah asli dan merupakan data-datamu sendiri. Baik KrediFazz maupun Optima sama-sama menjanjikan proses pencairan pinjaman yang cepat, minimal 1 x 24 jam sejak pengajuan disetujui. 

 

Tips Aman Pakai Aplikasi Kredit Online

 

Baik KrediFazz maupun Optima, keduanya merupakan fintech yang sudah terdaftar di OJK. Sebab, cara aman pertama untuk menggunakan aplikasi kredit online adalah pastikan bahwa aplikasi tersebut memiliki izin. Dengan begitu, ini bisa meminimalisir atau menghindari kamu dari risiko seperti penyalahgunaan data atau bahkan regulasi pinjaman yang tidak jelas. 

 

Selain memastikan aplikasi yang ingin digunakan sudah terdaftar di OJK, langkah aman lainnya adalah memastikan bahwa pinjaman yang diajukan ke fintech tidak digunakan untuk kebutuhan konsumtif apalagi untuk gali lubang tutup lubang. Bijak dalam menggunakan aplikasi fintech akan membuat manfaatnya lebih terasa, terutama di kala mendesak. 

 

Gimana, tertarik coba?

Leave a Reply

Your email address will not be published.