Piala Menpora 2021, Oase di Tengah Pandemi

Piala Menpora 2021 seakan menjadi setetes air di tengah gurun yang menghapus dahaga para pecinta sepakbola nusantara. Setelah setahun lamanya dunia disibukkan dengan penanganan Covid-19 dan semua aktivitas dibatasi, kompetisi ini menjadi pembuka gerbang kompetisi sepakbola di negeri ini.

Bagaimana piala Menpora ini membuat antusias masyarakat terhadap sepakbola kembali bergejolak? Simak ulasan kompetisi yang bak menjadi penyelamat dunia sepakbola nasional! Berikut sedikit berita bola mengenai piala Menpora

Bukti Gelora Sepakbola Indonesia yang Tidak Pernah Padam

Semua orang pastinya merasakan keterpurukan saat pandemi datang, begitu juga dengan dunia sepak bola. Semua orang yang terlibat dalam olahraga ini harus berhenti beraktivitas secara total. Mulai dari federasi, operator, klub, pemain, dan para suporter semuanya terhenti serentak.

Selama setahun lebih semuanya harus beraktivitas di dalam rumah. Pemerintah melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga akhirnya mencoba untuk menggairahkan kembali dunia sepak bola yang sangat banyak penggemarnya ini.

Ternyata gelaran sepak bola ini benar-benar menjadi keputusan terbaik pemerintah. Gelora sepak bola terlihat begitu luar biasa. Terlihat dari banyaknya komentar-komentar di medsos, bahkan banyak pula suporter yang kreatif di dalam media sosial tersebut.

Dari sisi pertandingan sendiri juga sangat menghibur. Terlihat dari total 39 pertandingan, gol yang tercipta mencapai 96 gol. Hal ini menunjukkan dari setiap pertandingan paling tidak ada 2,46 gol yang tercipta.

Terselenggaranya Piala Menpora 2021 ini membuktikan sepak bola Indonesia mampu melewati ujian berat. Meski dianggap masih banyak kekurangan, namun keberhasilan penyelenggaraan ini menjadi bukti bahwa dunia sepakbola Indonesia bisa maju.

Berhasil dalam Mendukung Kampanye Kesehatan

Ancaman utama dalam gelaran Piala Menpora ini adalah adanya serangan Covid-19. Karena penyelenggaraannya berada di tengah-tengah pandemi. Itulah mengapa diadakan Piala Menpora 2021 yang mencoba menyampaikan tujuan besar, bahwa masyarakat harus bisa terus menjaga kesehatan, dan memenuhi semua protokol kesehatan.

Protokol kesehatan tersebut secara disiplin dilakukan oleh semua orang yang terlibat di dalam lapangan maupun di sekitarnya. Mulai dari pemain, pelatih, ofisial, panitia pertandingan, dan semua perangkat yang berkaitan.

Banyaknya orang yang terlibat di dalam pertandingan ini tentunya tidak bisa dipantau satu persatu. Namun ternyata kesadaran dari semua orang yang berada di lapangan memang sangat baik. Bahkan diakui sendiri oleh Presiden Joko Widodo, dan mendapat apresiasi luar biasa.

Aturan penerapan protokol kesehatan dimulai dari tes antigen, kemudian penggunaan masker, menjaga jarak, dan pengukuran suhu. Terkait penggunaan masker para pemain yang sedang melakukan pemanasan dan juga sedang bermain tidak diwajibkan menggunakan masker.

Dari prokes yang dilakukan ini, semua orang yang terlibat tidak ada yang terpapar Covid-19. Praktis kejuaraan di tengah pandemi sangat sukses dan mendapatkan apresiasi dari banyak pihak.

Puncak Kompetisi yang Membuat Semua Orang Senang

Partai puncak kejuaraan ini mempertandingkan Persija Jakarta dengan Persib Bandung. Piala Menpora untuk kali ini dipegang oleh Persija Jakarta dengan agregat 4-1. Dimana terjadi dua pertemuan, yaitu dengan skor 2-1 dan 2-0.

Dari skor tersebut Persija Jakarta Layak mendapatkan piala dari Menpora ini. Tidak hanya itu, banyak penghargaan yang diberikan termasuk penghargaan individu, suporter yang mendukung dari rumah, wasit, dan banyak penghargaan lainnya.

Bahkan Persib Bandung sebagai runner up juga merasakan gelora semangat dari gelaran Piala Menpora kali ini.

Itulah piala Menpora yang menjadi oase dari kerinduan sepak bola di tengah-tengah pandemi. Semua informasi terlengkap dan akurat disini setiap hari, jangan sampai ketinggalan!

Leave a Reply

Your email address will not be published.